Apa yang terjadi ketika remaja kehilangan arah, dan suara mereka tenggelam di balik tembok sunyi?
Apa yang bisa kita lakukan ketika tubuh-tubuh muda menjadi ladang luka—oleh kekerasan, oleh kebingungan, oleh candu dan ketidaktahuan?
Buku ini hadir sebagai bentuk keberpihakan pada mereka yang suaranya kerap dibungkam oleh sistem dan budaya diam. Kelas-kelas yang sunyi dari percakapan penting, ruang gereja yang belum cukup peka, dan keluarga yang kadang terlalu takut untuk bertanya. Di tengah dunia yang terus bergerak cepat, remaja—khususnya di tanah Papua—berada di persimpangan paling rawan: antara harapan dan kehancuran.
| Detail Buku | |
| ISBN | 978-634-04-3511-5 |
| Penulis Buku | Fransina Yoteni
Theodora Claudia Werimon Olivia Alexandra Septiany Rumere Debora Klafiyu Gabriela Joany Oryza Sativa Akihary Enjelin Ribina Tiwery Fiorela Triandary Noya Meronna Likumahua Sakius Galus Lea Sarwa Meisi Tirza J. Usior Juan Oktovianus Awor Yane Yohana Sarce Kladith Yesmendo Rido Termas Vandateres Lyonia Werimon Alfa Ramar Adeleda S. Jeun Boki Delila Krey Fernando Seran Tanna |
| Tim Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed dan Vanisa Sri Elvani, S.Si |
| Desain Sampul & Tata Letak | Khairul Wahidi, S.AP |
| Penerbit | CV. Diva Press Indonesia |
| Kategori | Psikologi dan Kesehatan |
| Tahun Terbit | 2025 |
| Jumlah Halaman | 168 Halaman |
| Ukuran | A5 |


Ulasan
Belum ada ulasan.